Real Madrid Siap Redam Kejutan Yang Dimiliki Lawan

Real Madrid Siap Redam Kejutan Yang Dimiliki Lawan

Real Madrid Siap Redam Kejutan Yang Dimiliki Lawan

Di laga perdana grup B, Real Madrid sukses melumat tuan rumah Galatasaray dengan skor sangat telak, 6-1. Dini hari nanti, Real Madrid kembali akan melawan Galatasaray tapi kali ini sebagai tuan rumah. Carlo Ancelotti, arsitek Real Madrid meminta pasukannya untuk melupakan hasil bagus yang mereka dapat saat di kandang Galatasaray di matchday pertama Liga Champions musim ini. Ancelotti menilai kali ini Real Madrid tidak akan mudah mengulangi hasil yang sama. Di matchday pertama pada bulan September kemarin, Madrid mengalahkan Galatasaray di Turk Telekom yang dikenal angker bagi tim tamu. Hattrick Cristiano Ronaldo dan dwigol Karim Benzema disempurnakan oleh satu gol Isco yang mengantar Real Madrid mengawali laga di fase grup Liga Champions musim ini dengan sempurna. Hasil ini juga yang mengawali pemecatan Fatih Terim sebagai pelatih Galatasaray yang kemudian digantikan oleh Roberto Mancini.

Pergantian pelatih dari Fatih Terim kepada mantan pelatih Manchester City ini ternyata membuahkan hasil. Di tiga laga berikutnya Galatasaray sukses meraih empat poin. Raihan ini membuat Galatasaray sukses menempel Real Madrid di posisi kedua, melewati Juventus yang duduk diperingkat ketiga. Santiago Bernabeu akan menjadi lawan lain Galatasaray pada laga dini hari nanti. Kandang Real Madrid ini selalu memberikan hasil buruk bagi setiap tim tamu. Ini ditandai rekor bagus Real Madrid setiap berlaga di kandang sendiri. Apalagi Real Madrid hanya membutuhkan hasil seri di laga ini sehinggta mereka akan tampil tanpa beban. Ancelotti mengingatkan para pemainnya untuk tidak meremehkan Galatasaray yang mereka tekuk di laga pertama. Ancelotti melihat dengan datangnya Mancini, Galatsaray sudah berubah menjadi lebih kuat dan punya kans untuk memberikan kejutan bagi El Real.

Anceotti sendiri menaruh optimisme tinggi anak asuhnya bisa menghadirkan kemenangan untuk publik Bernabeu, tapi keyakinan ini bukan datang karena kemenangan dengan skor 6-1 di Istanbul. Ancelotti yakin jalannya pertandingan dan hasil akhir akan sangat jauh berbeda dengan laga sebelumnya setelah Mancini datang ke Turk Telecom. Ancelotti sendiri memasang target membawa Real Madrid lolos ke fase gugur dengan status juara grup B. Saat ini Real Madrid masih memiliki dua laga sisa termasuk kontra Galatasaray dini hari nanti dan Ancelotti ingin timnya menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan dan meminta semua pemain menampilkan permainan terbaik mereka. Faktor Galatasaray yang juga ingin menemani Real Madrid lolos dari fase grup akan menjadi halangan untuk Real Madrid. Apalagi Galatasaray kini dilatih Roberto Mancono yang pernah memberikan sejumlah gelar saat menjadi pelatih Lazio, Inter Milan dan Manchester City. Walaupun Mancini melatih di klub dan liga yang baru, Ancelotti meyakini mantan pemain tim nasionak Italia itu akan kembali membawa hasil positif.