Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah – Gaya bermain Barcelona yang sudah sedemikian sukses dalam beberapa tahun terakhir kini mulai terbaca oleh lawan. Gaya bermain yang seperti itu pun bisa saja tak akan menbuahkan gelar pada akhir musim ini. Dengan operan-operan pendek yang dimainkan oleh para pemainnya, Barca selalu sukses mendominasi setiap permainannya. Blaugrana pun jarang sekali gagal untuk memaksa lawan bermain setengah lapangan saja. Untuk menuntaskan serangan, biasanya mereka memakai seorang false nine yang juga  didukung oleh dua winger. Namun akhir-akhir ini dominasi Barca tak selalu berujung pada kemenangan. Lionel Messi dkk.

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah – bisa saja berhasil memiliki ball possession di atas 60 persen, namun tak mampu melepaskan tembakan ke arah gawang dan mencetak gol karena lawan mereka telah membangun pertahanan berlapis dan rapat. Sebaliknya, lawan yang hanya mengandalkan serangan balik saja hanya membutuhkan sedikit peluang untuk bisa menembus lini belakang Barca. Lihat saja dalam tiga pertandingan terakhir Barca. Pada tiga pertandingan tersebut, Barca harus kalah meskipun mereka selalu mendominasi permaina. Laga pertama adalah ketika Barca melawat ke markas Atletico Madrid di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions.

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah

The Catalans saat itu unggul dalam penguasaan bola hingga 64 persen, namun kalah dengan skor 0-1 hanya karena tak mampu membalas gol Koke. Mereka pun harus rela tersingkir dari kompetisi tersebut. Barca kemudian menjadi lebih superior saat bertemu dengan Granada dalam lanjutan La Liga. Mereka pun berhasil menguasai bola hingga 81 persen dan melepaskan 29 buah tembakan dengan sembilan tembakan di antaranya yang tepat sasaran. Namun nyatanya mereka juga harus kalah dengan skor 0-1 oleh gol Yacine Brahimi. Selanjutnya, laga final Copa del Rey saat melawan Real Madrid di Mestalla pada hari Kamis (17/4/2014) dinihari WIB, menjadi pertunjukan terakhir dominasi Barca.

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit DiubahPenguasaan bola hingga 68 persen tak memberi kemenangan untuk Barca karena Madrid jauh lebih efisien. Madrid mencetak dua gol melalui serangan balik, sedangkan Barca hanya mencetak satu gol saja yang dicetak oleh Marc Bartra, itu pun berawal dari tendangan sudut. Madrid berhasil menang dengan skor 2-1 dan berhak mengangkat trofi. Menanggapi hal ini, gelandang Barca Xavi Hernandez pun mengemukakan bahwa Madrid berhasil memanfaatkan keuntungan dari senjata mereka. Dirinya mengatakan jikaada yang salah dalam permainan tersebut maka itu adalah kesalahan tim termasuk manajer hingga para pemain.

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah – Usai pertandingan melawan Madrid, Gerardo Martino yang merupakan pelatih Barca mendapatkan pertanyaan mengenai gaya main timnya yang semakin terbaca oleh lawan. Namun dia tak berencana menerapkan gaya permainan yang baru karena menurutnya Barca memiliki cara bermain yang sulit untuk dimodifikasi. Barca adalah tim yang mengoper bola dan mengembangkan permainan.

Setelah dipastikan gagal menjadi juara dalam ajang Liga Champions dan Copa del Rey, Barca kini hanya  bisa menjadi juara di La Liga, peluangnya pun tidak terlalu besar karena mereka kini menempati peringkat ketiga dan terpaut empat poin dari Atletico yang berada di puncak klasemen. Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah

Piala Dunia Gaya Bermain Barca Yang Sulit Diubah