sbobet mobile, sbobet wap Sbobetjudi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Benitez Merasa Puas Setelah Dapat Tekuk Inter

Benitez Merasa Puas Setelah Dapat Tekuk Inter

Benitez Merasa Puas Setelah Dapat Tekuk Inter

Setelah sukses menggebuk Internazionale Milan di laga akhir pekan kemarin membuat Rafael Benitez puas. Ahli strategi Napoli itu membawa anak-anak asuhannya memperdayai tim asal kota mode dengan skor 4-2 di San Paolo. Bagi sang pelatih kemenangan itu tentu saja bukan sebagai salah satu ajang balas dendam bagi dirinya yang pernah menangani Inter Milan dalam waktu singkat pada musim 2010 lalu namun tidak bertahan lama. Bahkan saat pertandingan babak pertama tinggal tersisa empat menit lagi, kubu tuan rumah sudah unggul 3-1, sebelum akhirnya berkesudahan 4-2. Bagi tim asal Naples, kemenangan ini merupakan yang ke-11 di kompetisi Serie A pada pekan ini. Benitez, hanya menghabiskan waktu selama enam bulan sebelum meninggalkan San Siro pada Desember 2010, mengatakan: “Ini bukan aksi balas dendam, tentu saja tidak. “Saya masih banyak kerabat yang saya kenal di Inter Milan hingga sampai saat ini dan hubungan itu berjalan dengan baik tanpa ada satu kendala pun, karena itu saya tidak ingin mencoreng wajah saya hanya karena kemenangan ini dan kemudian saya mengungkapkan hal tersebut.

“Hal utama yang menarik perhatian saya adalah pertandingan itu sendiri, karena menyuguhkan beberapa hal menarik dan juga ini menjadi modal penting bagi kami di klasemen sementara. “Saya sangat puas dengan penampilan anak-anak asuhan saya di sepanjang pertandingan dan ternyata determinasi yang mereka tunjukkan juga sangat luar biasa. “Kemenangan menghadapi musuh bebuyutan memang tidak pernah mudah dan karena itu saya menganggap torehan tiga angka sangat penting dan kami merasa telah memenangkan suatu pertandingan dengan baik dan benar.” Napoli sementara naik ke peringkat tiga dan terpaut lima poin di belakang peringkat empat, Fiorentina dan semakin menjauhi kejaran Inter Milan yang terdampar di urutan lima dengan tujuh angka.

Tentu saja kemenangan atas Nerazzurri merupakan pelipur lara bagi anak-anak San Paolo, mengingat pada pertengahan pekan kemarin di tempat yang sama, mereka harus menyudahi perjalanan di arena Liga Champions walau mampu mengalahkan tamunya Arsenal. Tim besutan Rafael Benitez itu secara perkasa mampu menaklukkan ketangguhan Arsenal dengan keunggulan dua gol tanpa balas pada pekan lalu di laga akhir Grup F, namun secara ironis mereka tersingkir karena kalah rekor pertemuan dengan Dortmund dan Arsenal, yang berhak melaju ke babak berikutnya setelah tiga tim teratas mengoleksi 12 angka. Di babak grup Napoli mengantongi empat kemenangan dari enam pertandingan, dan perolehan ini merupakan yang terbaik dalam sepanjang sejarah Liga Champions untuk berada di grup maut dan terdepak dengan perolehan angka yang tinggi.

“Kami tersingkir dari Liga Champions dengan kehormatan tinggi, setelah menyelesaikan pertandingan melawan Arsenal dengan kemenangan,” tambah Benitez. “Oleh karena itu saya sangat yakin bahwa tim asuhan saya mampu melakukan hal yang sama ketika melawan Inter Milan dan mereka menunjukkan hal itu dan tidak memikirkan kegagalan ke 16 besar Liga Champions.” Walau tersisih, namun Napoli akan turun tahta ke kompetisi Liga Europa babak 32 besar.