sbobet mobile, sbobet wap Sbobetjudi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Agen Bola Maradona Dan Klub Napoli

Maradona Dan Klub Napoli

Maradona Dan Klub Napoli

Agen Bola – Faktanya, pengaruh Diego pada kota itu begitu besar sampai-sampai pada semi final Piala Dunia 1990 yang diadakan di stadion San Paolo milik Napoli di mana Argentina yang diperkuat Maradona melawan Italia sebagai tuan rumah, Diego meminta kepada para Neopolitan untuk mendukung Argentina dan menyuruh mereka melawan negara mereka sendiri yang sering memperlakukan mereka dengan tidak adil.

Permintaan itu dipenuhi para warga Napoli yang menganggap Maradona seperti dewa, dan Italia, entah mungkin terpengaruh dengan dukungan tifosi, akhirnya tersingkir dari ajang itu. Bersama Maradona sebagai pemain baru, beberapa pemain kunci juga didatangkan untuk meningkatkan kualitas skuad Napoli yang sebelumnya sudah bagus. Contohnya defender pekerja keras Ciro Ferrara, pemain tengah Salvatore Bagni dan Fernando De Napoli, serta penyerang Andrea Carnevale. Bruno Giordano dan Careca membentuk pondasi dari skuad yang kuat itu. Bahkan kedua striker itu bergabung dengan Maradona dalam penyerangan, menciptakan trio maut di lini depan Napoli, dikenal sebagai trio Ma-Gi-Ca. Ottavio Bianchi membawa Napoli ke trofi pertama mereka dalam sejarah sebelum Alberto Bigon melanjutkan kinerja apiknya kemudian.

Butuh beberapa waktu untuk skuad mereka beradaptasi dengan Maradona di dalamnya, dengan mengakhiri musim di peringkat delapan dan tiga di dua tahun pertamanya, dengan Il Pibe d’Oro mencetak 25 gol. Itu sudah merupakan posisi yang impresif bagi klub yang sebelumnya terpuruk tersebut, dan musim 1986/87 lah yang menjadi puncak kisah Azzurri. Napoli memainkan gaya sepakbola yang menarik waktu itu dan sukses pun datang kemudian. Pada awal bulan Mei 1987, Napoli bertemu Fiorentina di San Paolo pada ajang Serie A dengan seri saja sudah cukup bagi mereka untuk mengamankan gelar scudetto pertama dalam sejarah mereka. Itu juga akan menjadi pertama kalinya gelar juara liga diraih tim dari selatan kota Roma di wilayah selatan Italia. Mungkin semua warga Naples berada di stadion pada laga itu, dan katanya tidak ada manusia satupun yang berjalan di jalanan Napoli karena semuanya berada di dalam stadion.

Andrea Carnevale membuat tuan rumah unggul dengan golnya disusul gol pertama di tim senior dari Roberto Baggio – yang kemudian menjadi legenda tersendiri – yang menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai. Tidak ada lagi yang mencetak gol dan selebrasi liar pun dilakukan di seluruh Naples. Kota itu menjadi saksi bagaimana ribuan orang tumpah keluar dari stadion ke  pantai, merayakan kejayaan yang selama ini mereka nanti-nanti. Bus-bus menutup jalan-jalan, lautan biru fans Napoli mengular menari di sepanjang jalan, para suporter menari di atap-atap rumah, dan banyak yang mengenakan wig hitam keriting seperti yang dimiliki Sang Raja Napoli. Di tengah kekacauan itu bahkan patung Dante di kota mendapat aksesoris baru berupa replika trofi liga. Video-video ilegal dijual kepada para suporter berisikan perayaan mereka sendiri di jalanan dan para fans pun membelinya! Histeria massa terjadi di kota dekat laut itu. Agen Bola