sbobet mobile, sbobet wap Sbobetjudi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Agen Bola Garrincha, “Burung Kecil” Nan Lincah Dari Brasil

Garrincha, “Burung Kecil” Nan Lincah Dari Brasil

Garrincha, “Burung Kecil” Nan Lincah Dari Brasil

Agen Bola – Selama ini, banyak penggemar sepakbola dunia yang hanya kenal Pele, Zico, Dunga, Romario, Bebeto, Rivaldo, Ronaldo, dan Ronaldinho sebagai legenda sepakbola Brasil. Padahal, masih banyak lagi pemain tim nasional berjuluk Selecao itu yang pernah mendunia dan membuat banyak mata terbelalak melihat kemampuannya. Salah satunya, adalah Manuel Francisco dos Santos, atau biasa dikenal dengan nama Garrincha. Nama yang berarti “Burung Kecil”, yang diberikan oleh kakak perempuannya itu, memang tidak sering disebut-sebut penggemar sepakbolab. Kebintangan Pele yang menjadi rekannya di tim nasional Brasil pada era 1950-an sampai 1960-an, sepertinya membuat nama Garricha tidak terlalu banyak diingat orang hingga saat ini.

Sosok setinggi 169 sentimeter itu sebenarnya tidak kalah fenomenal dibandingkan Pele, untuk level tim nasional. Garrincha juga ikut membantu negeranya menjuarai kompetisi sepakbola terbesar di dunia untuk pertama kalinya pada ajang Piala Dunia 1958, sama dengan Pele. Pada gelaran berikutnya, Piala Dunia 1962, mereka kembali sama-sama dipercaya mengenakan kostum Kuning-Hijau, dan memenangkannya untuk kedua kali. Meski sempat tidak dimainkan dalam dua pertandingan awal Piala Dunia 1958, Garrincha akhirnya mendapatkan kesempatan debut dalam usia 25 tahun, saat menghadapi tim nasional Rusia yang kala itu masih bernama USSR. Dalam pertandingan yang sama, Pele juga tampil untuk pertama kalinya bersama Brasil. Bedanya, usia mereka terkait tujuh tahun, dimana saat itu Pele masih berusia 18 tahun.

Dalam partai tersebut, Garrincha sukses mempertontonkan penampilan impresifnya dengan pergerakan yang lincah, dan kemudian mengantarkan Brasil menang 2-0 atas tim unggulan Piala Dunia tersebut. Pada akhirnya, tim Samba mampu melaju hingga babak final dan bertemu dengan tim tuan rumah, Swedia. Dua assist Garrincha berhasil membawa Brasil membalikkan kedudukan, setelah sempat tertinggal satu gol. Kesuksesannya itu kembali terulang pada Piala Dunia 1962, bahkan jauh lebih hebat lagi. Garrincha menjadi tumpuan satu-satunya bagi Brasil, setelah Pele harus istirahat sampai akhir turnamen akibat cidera yang dialaminya. Berada dalam puncak karirnya itu, Garrincha yang kala itu berusia 29 tahun, berhasil membawa negaranya masuk ke babak semifinal, melalui dua golnya yang mengandaskan Inggris dengan skor akhir 3-1.

Di semifinal, mereka harus menghadapi tim tuan rumah Cile. Lagi-lagi, Garrincha ikut menyumbangkan dua gol untuk memberikan kemenangan 4-2 bagi Brasil. Penampilan ciamiknya terus berlanjut ke partai final. Meski sedang demam, Garrincha tetap mampu membawa timnya menang 3-1 atas Cekoslowakia. Juara dunia kedua kalinya bagi Brasil dan dirinya sendiri berhasil direngkuh, ditambah gelar top skor dengan torehan empat gol. Sayangnya, setelah itu Garrincha lebih banyak berurusan dengan alkohol dan permasalahan rumah tangga. Meski masih sempat membela Brasil di Piala Dunia 1966 di Inggris, ia sudah tidak mampu lagi memberikan magisnya bagi tim tersebut. Brasil gagal lolos ke putaran kedua, setelah kalah 1-3 dari Hungaria di babak grup, yang juga menjadi kekalahan satu-satunya bagi Garrincha selama bermain untuk negaranya itu. Agen Bola