sbobet mobile, sbobet wap Sbobetjudi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Agen Bola Andik Dan Kawan-Kawan Belum Menerima Gaji

Andik Dan Kawan-Kawan Belum Menerima Gaji

Andik Dan Kawan-Kawan Belum Menerima Gaji

Agen Bola – Para pemain Persebaya Surabaya 1927 saat ini sedang resah menantikan kabar terkait pembayaran gaji mereka. Tim yang berlaga di kompetisi Indonesia Premier League ini memang sedang kesulita melunasi gaji para pemainnya. Kondisi keterlambatan pembayaran gai para pemain Persebaya 1927 memang cukup parah. Untuk gaji musim lalu saja, manajemen Persebaya baru membayar setengah gaji untuk bulan Desember 2012. Separuh gaji juga baru dibayarkan untuk bulan Januari, Februari, Mei dan bulan Agustus 2013. Yang membuat para pemain Persebaya 1927 habis kesabaran adalah gaji mereka musim ini untuk bulan Juni, Juli, September-November bahkan belum dibayarkan sama sekali.

Ini membuat para punggawa Bajul Ijo merasa nasib mereka dipermainkan oleh pihak manajemen yang dalam hal ini oleh Cholid Ghoromah, CEO Persebaya 1927. Bosan menunggu gaji mereka yang tidak kunjung dibayarkan, para pemain berinisiatif menemui langsung Cholid Ghoromah ke rumahnya. Selain masalah gaji yang belum dibayar, nasib pemain Persebaya 1927 semakin sulit setelah pihak PSSI tidak mengakui status Persebaya 1927 sebagai klub di bawah naungan PSSI. Ini membuat Persebaya tidak bisa mengikuti laga play-off IPL 2013 yang akan menentukan siapa saja klub IPL yang bisa mengikuti liga unifikasi tahun depan.

Dengan tidak adanya pertandingan, para pemain Persebaya 1927 akhirnya diliburkan dengan batasan waktu yang belum ditentukan. Kondisi ini menjadi miris karena Persebaya 1927 sendiri diperkuat oleh beberapa pemain andalan di tim nasional Indonesia. Ada nama Andik Vermansyah yang menjadi andalan tim nasional U-23 dan Taufiq di tim nasional senior. Kapten tim nasional U-19 Evan Dimas juga pemain Persebaya 1927. Bahkan karena tidak diakuinya para pemain Persebaya oleh PSSI, sempat memunculkan kabar kubu Korea Selatan akan melakukan pencabutan hasil kualifikasi Piala Asia U-19 karena timnas Indonesia U-19 diperkuat oleh pemain yang tidak diakui oleh federasi sepak bola.

Nasib pemain asing milik Persebaya 1927 seperti Fernando Soler dan Mario Karlovic juga tidak jelas karena situasi sulit ini. Padahal di awal musim Persebaya 1927 sempat melakukan laga uji coba melawan Queens Park Rangers. Ini seolah menunjukkan Persebaya 1927 mempunyai kekuatan financial yang kuat. Dalam dua musim perhelatan kompetisi IPL pun, Persebaya selalu berada di papan atas. Di musim pertama, Persebaya 1927 keluar sebagai juara, mengalahkan Semen Padang dan PSM Makassar. Agen Bola